-
Deni
Deni, seorang pemuda asal Blitar, Jawa Timur, meninggalkan Indonesia dengan harapan bisa membantu keluarganya yang sedang kesulitan, namun justru menjadi korban TPPO. Setelah menerima tawaran kerja di Malaysia, ia malah dibawa ke Kamboja dan dipaksa bekerja dalam operasi penipuan daring. “Saya hanya ingin bekerja, mencari nafkah untuk keluarga. Tapi siapa sangka saya justru ditipu untuk menipu orang lain,” ujarnya.
-
Salsa
Pada akhir 2023, Salsa (26), yang sejak 2021 bekerja sebagai sales handphone, menerima tawaran kerja ke Filipina dengan iming-iming gaji Rp20 juta per bulan dan fasilitas lengkap. “Kamu cuma kerja di depan komputer, marketing e-commerce saja,” bujuk temannya. Tanpa curiga, ia berangkat, tapi sesampainya di sana, paspornya ditahan dengan alasan pengurusan visa dan ternyata ia dijebak menjadi bagian dari sindikat penipuan online. Saat menyadari kenyataan itu dan ingin pulang, ia dihadapkan pada denda Rp20 juta. “Aku cuma bisa nangis,” kenangnya.